Berita dan Portal Euro » Blog Archives

Author Archives: baim

Sejarah Hari Ini (2 Desember): Rekor Cesc Fabregas Untuk Arsenal

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Kendati kini telah berlabel pengkhianat karena menyeberang ke Chelsea, Cesc Fabregas ternyata pernah mengukir sebuah rekor penting bagi Arsenal.

Rekor itu tercipta pada 2 Desember 2003 ketika Fabregas menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah The Gunners dalam kemenangan 5-1 atas Wolverhampton Wanderers di ajang Piala Liga. Fabregas mengukir catatan penting ini di usia 16 tahun 212 hari – rekor yang bertahan sampai hari ini.

INI MOMEN PENTING KARENA…

Sejak dilatih Arsene Wenger, Arsenal dikenal sebagai klub yang kerap mengorbitkan banyak talenta muda, tak terkecuali Fabregas. Sang gelandang didatangkan dari akademi Barcelona pada September 2003 dan langsung digadang-gadang banyak pihak bakal berkembang menjadi gelandang top dunia.

Prediksi itu mulai terbukti sejak ia melakoni debutnya pada Oktober 2003 di mana ia langsung mencatatkan diri sebagai pemain termuda Arsenal yang pernah tampil di laga kompetitif, yakni saat bermain kontra Rotherham United di Piala Liga. Usia Fabregas ketika itu 16 tahun 177 hari. Rekor itu juga bertahan sampai sekarang

Sekitar satu bulan berselang, Fabregas lagi-lagi mencatatkan namanya ke dalam buku rekor Arsenal, yakni sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah klub saat menghadapi Wolverhampton. Laga babak keempat Piala Liga itu merupakan penampilan kedua Fabregas bagi Arsenal.

Bermain di Highbury di hadapan 28.161 penonton, Tim Meriam London sudah unggul 4-0 berkat gol-gol dari Jeremie Aliadiere (24’, 71’), Nwankwo Kanu (68’), dan Sylvain WIltord (79’). Wolves kemudian memperkecil kedudukan melalui Alex Rae di menit ke-80.

Dua menit jelang bubaran, Fabregas berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari aksi Wiltord yang lolos dari jebakan off-side, penyerang Prancis itu mengecoh kiper Wolves sebelum mengirimkan umpan mendatar kepada Fabregas yang berdiri tak terkawal. Ia tinggal mendorong bola ke gawang kosong untuk menghasilkan gol kelima bagi Arsenal.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Mencuatnya Fabregas di momen itu menjadi pertanda baik bagi klub. Di musim ini, Arsenal berhasil mengakhiri Liga Primer Inggris tak terkalahkan. The Invincibles, demikian orang-orang mengenang skuat Arsenal 2003/04. Fabregas memang menjadi salah satu di antaranya, namun ia tidak mendapat medali juara karena tidak sekali pun tampil di liga.

Fabregas sendiri terus memperkuat Arsenal sampai Barcelona membawanya pulang dengan tebusan £30 juta pada 2011. Karier gelandang Spanyol itu tidak terlalu berkembang di Barca sehingga ia memutuskan kembali ke Inggris. Sayang, ia tidak pulang ke Arsenal, melainkan memilih bergabung dengan rival sekota, Chelsea, hingga kini.

Published by:

Sejarah Hari Ini (1 Desember): Mula Kisah Legendaris Bill Shankly

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Hari ini merupakan salah satu momen terpenting dalam sejarah Liverpool. Tepat 57 tahun silam, klub Kota Pelabuhan itu melakukan satu keputusan yang pada akhirnya mengubah status mereka selama-lamanya. Satu keputusan sederhana dengan menunjuk pria mungil asal Skotlandia, Bill Shankly, untuk jadi manajernya.

INI MOMEN PENTING KARENA…

Liverpool saat ini dikenal sebagai salah satu klub tersukses di Inggris dan Eropa. Mereka punya begitu banyak pendukung yang tersebar di seluruh dunia. Namun bila kita memutar waktu ke belakang pada periode 1950-an, segalanya sungguh berbeda.

Liverpool kala itu hanya dikenal sebagai klub medioker belaka. Meski punya koleksi lima gelar Divisi Satu Inggris, prestasi tetangga Everton ini di jagad sepakbola Negeri Ratu Elizabeth sangat inkonsisten. Mereka bahkan bolak-balik terdegradasi dari divisi satu.

Kemudian pada 1 Desember 1959 manajemen Liverpool menunjuk eks manajer Huddersfield Town, Bill Shankly, guna mengisi kekosongan kursi manajer, yang baru saja ditinggal Phil Taylor.

Pada momen tersebut semua pihak di Liverpool tengah diselimuti rasa frustrasi, karena sudah mendekam di divisi dua hingga lima musim lamanya. Shankly lantas tiba di markas klub dan memulai petualangannya dua pekan berselang.

Butuh dua musim buat Shankly untuk membawa Liverpool promosi ke divisi satu, tepatnya pada musim 1961/62. Di titik itulah Shankly perlahan mengubah wujud Si Merah menjadi tim yang ditakuti baik di Inggris hingga Eropa.

Sepuluh trofi lanjutan secara fantastis dipersembahkannya, meliputi tiga gelar juara divisi satu Inggris, sepasang Piala FA, tiga Charity Shield, hingga satu Piala UEFA sebagai pencapaian tertinggi.

Shankly kemudian pensiun dari Liverpool dan dunia sepakbola pada 12 Juli 1974, di usia 60 tahun. Ia meninggalkan warisan tim, yang dalam perjalanannya mampu meraih seluruh gelar bergengsi sepakbola.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Tiga tahun sebelum resmi jadi manajer Liverpool, Shankly sejatinya nyaris saja menjabat lebih cepat. Kala itu dirinya yang masih jadi pelatih Carlisle United menerima undangan untuk datang ke markas Liverpool, di Melwood.

Namun Shankly urung mengarsiteki Liverpool. Ia lebih memilih bertahan di Carlisle dan akhirnya pindah ke Grimsby Town. Penyesalan pun sempat diungkapkan sang legenda.

“Saya baru berusia 36 tahun waktu itu. Saya belum lama pensiun sebagai pemain dan saya masih muda sehat dan ambisius. Liverpool masih berlaga di Divisi Satu. Mereka kesulitan, tapi ada banyak pemain muda di sana. Seharusnya saya bisa memulai pekerjaan saya delapan tahun lebih awal! Ya Tuhan, apa yang bisa saya lakukan untuk Liverpool saat itu!” kisah Shankly.

Published by:

Pacar Cantik Ronaldo Ternyata Seorang Penjaga Toko di Madrid

Sebuah fakta menarik terungkap dari sosok gebetan anyar Cristiano Ronaldo yang beberapa waktu lalu ramai dibicarakan di media, Georgina Rodriguez.

Sebelumnya, Ronaldo dan Georgina digosipkan bertemu di sebuah acara bikinan Dolce & Gabbana di Madrid. Ronaldo yang tertarik langsung mengajak Georgina untuk berkencan.

Pasangan ini lalu kedapatan berpelesir mesra ke Disneyland, Paris. Kala itu Ronaldo sampai harus mengenakan wig, topi dan kacamata untuk membuatnya tak diketahui publik.

Pacar baru Ronaldo

Kini Georgina yang dikabarkan berprofesi sebagai seorang model kembali ke kehidupan sehari-harinya di Madrid. Rupanya, wanita cantik ini memiliki pekerjaan sambilan.

Dilansir Mirror, dalam kesehariannya Georgina ternyata bekerja di sebuah toko fesyen ternama, Gucci di pusat kota Madrid. Dalam foto yang beredar, Georgina yang mengenakan setelan rapi terlihat sedang merapikan barang dagangan di toko Gucci.

Published by:

Pesepakbola Nigeria Bersepeda 100 km dengan Bola di Kepala

Sebuah aksi unik dilakukan pesepakbola Nigeria bernama Harrison Chinedu baru-baru ini, yakni bersepeda sejauh 103,6 kilometer dengan menyeimbangkan bola sepak di atas kepalanya.

Aksi Chinedu ini bisa memecahkan rekor dunia Guinness untuk jarak terjauh bersepeda dengan bola di kepala. Butuh sekitar 90 hari bagi otoritas rekor dunia Guinness untuk melakukan verifikasi dan mengkonfirmasi hasil dari pemecahan rekor ini.

Chinedu yang pernah bermain sepakbola profesional di Kamboja menyatakan bahwa ia menemukan ketrampilan uniknya ini ketika menjadi pesepakbola profesional selama 10 tahun.

“Motivasi terbesar saya adalah menunjukkan bakat yang diberikan Tuhan kepada dunia dan mengajak para pemuda untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya ,” ujar Chinedu kepada CNN.

Chinedu menjelaskan bahwa tantangan terbesar dari aksinya ini adalah ketika melewati jembatan Eko, satu dari tiga jembatan yang menghubungkan Lagos daratan dengan Lagos kepulauan. Jembatan ini memiliki panjang 3,43 kilometer. Chinedu mengaku sulit menyeimbangkan bola di kepalanya dengan kecepatan angin yang cukup tinggi di jembatan tersebut.

Pada Maret 2016 lalu, Chinedu memecahkan rekor dunia Guinness untuk aksi berjalan kaki sejauh 48.08 kilometer selama 6 jam 15 menit dengan bola di kepala. Rekor ini sebelumnya dipegang tentara India bernama Naib Singh.

Luar biasa!

Published by:

Kencani Model Cantik di Paris, Ronaldo Sampai Harus Menyamar

Karena statusnya sebagai megabintang, effort lebih harus dilakukan seorang Cristiano Ronaldo ketika ingin berkencan dengan pasangan di keramaian.

Hal inilah yang baru-baru ini terjadi. Tabloid gosip Italia, Chi melansir kabar yang menyebut Ronaldo kepergok tengah melakukan penyamaran kala berkencan dengan seorang wanita di Paris.

Tak lupa Chi juga menampilkan foto yang memperkuat kabar ini. Dalam foto ini bintang Real Madrid tersebut terlihat memakai wig, topi hingga kacamata hitam untuk mengelabui paparazzi. Dalam foto lainnya Ronaldo terlihat asyik berciuman mesra dengan sang wanita.

Ronaldo beberapa saat lalu dikabarkan baru saja putus hubungan asmara dari eks Miss Spanyol, Desire Cordero. Lantas, siapakah wanita yang digandeng CR7 kali ini?

Rupanya wanita beruntung ini adalah seorang model asal Madrid bernama Georgina Rodriguez. Ronaldo dan Georgina dikabarkan berkenalan dalam sebuah acara fashion Dolce & Gabbana. Ronaldo pun lalu mengundang Georgina untuk menyaksikan laga El Real di Santiago Bernabeu.

Well, jika memang benar telah moved on ke hati Georgina, selamat ya, Ronaldo!

Published by:

Sejarah Hari Ini (17 November): Debut Antonio Conte Di Juventus

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Hari ini, 25 tahun silam, menjadi awal mula kisah Antonio Conte merajut romantismenya dengan Juventus. Didatangkan oleh manajer Bianconerri saat itu, Giovanni Trapattoni, dari Lecce sebagai klub yang memprakarsai pengorbitan sang gelandang sentral, Conte menjalani debut dengan seragam Putih-Hitam di usia 21 tahun menghadapi sang rival sekota, Torino.

INI MOMEN PENTING KARENA …

Sejak melakoni debut itu, pria Italia yang kini berusia 47 tahun itu rupanya mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan laju Juve. Performanya yang konsisten, etos kerjanya yang luar biasa, punya jiwa kepemimpinan, gigih saat tampil di lapangan serta menjadi figur nan penting di mata fans, membuat dirinya didaulat menjadi kapten pada 1996 di bawah komando pelatih Marcello Lippi.

Tak tanggung-tanggung, Conte diamanahi peran pemimpin di lapangan dengan menggantikan sosok ikonik yang memegang ban kapten sebelumnya, yakni Gianluca Vialli, yang memastikan angkat kaki dari Turin.

Conte berhasil mempersembahkan bagi Juve lima Scudetto, Coppa Italia 1994/95, Piala UEFA 1992/93, Liga Champions 1995/96, juga gelar-gelar bergengsi macam empat Supercoppa Italiana, Piala Super UEFA 1996, Piala Interkontinental 1996 dan Piala Intertoto UEFA 1999.

Dalam kurun 13 musimnya bersama Si Nyonya Tua, Conte mengemas 418 penampilan dengan mencatatkan 43 gol di seluruh kompetisi.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Setelah pensiun menjadi pemain profesional, Conte merambah dunia manajerial dengan dimulai menjadi asisten pelatih Arezzo bersama Luigi Di Canio pada musim 2005/06. Bari, Atalanta dan Siena kemudian menjadi klub yang memberikan kesempatan pada Conte untuk unjuk kebolehannya meracik strategi sebagai pelatih kepala sebelum dia pulang ke Juventus untuk menggeser Luigi Del Neri di kursi arsitek utama pada 2011 silam.

Kepulangan Conte ke Juve bagai mukjizat karena dia dalam perjalanannya mampu mengembalikan supremasi raksasa Italia ini yang sempat tenggelam pascaskandal Calciopoli. Dalam rentang tiga musimnya bersama Bianconerri, Conte tak pernah absen memberikan Scudetto bagi klub kesayangannya ini sebelum pada April 2014, dia ditunjuk untuk melatih timnas Italia.

Kini, Conte sedang berjuang mengembalikan kejayaan Chelsea, yang menunjuknya sebagai suksesor Jose Mourinho pada musim panas kemarin.

Published by:

Atletico Madrid Usut Kasus Cabul Terhadap Pemain Wanita

Raksasa La Liga, Atletico Madrid menyatakan akan memberikan bantuan kepada pihak kepolisian dalam kasus cabul yang melibatkan seorang pesepakbola wanita beberapa waktu lalu.

Seorang pemain klub wanita Torrelodones melapor ke polisi usai ia memergoki seseorang sedang merekam dirinya dari jendela ketika berada di kamar mandi.

Kelakuan cabul seseorang ini terjadi ketika sang pemain hendak mandi usai membela timnya melawan tim Atletico Femenino B di markas latihan milik Los Colchoneros, kompleks Ciudad Deportiva di Majadahonda.

“Atletico menyatakan penyesalan atas kejadian ini. Dan kami akan mengusut secara serius. Kami akan membantu polisi melakukan penyelidikan,” bunyi pernyataan resmi klub.

“Manajemen klub juga meluncurkan investigasi internal untuk mengungkap fakta yang ada, sekaligus melakukan tanggungjawab kami terhadap pihak yang dirugikan,” lanjutnya.

Torrelodones sendiri sudah mengeluarkan pernyataan dukungan kepada sang pemain dan berjanji akan menuntut siapapun yang menyebarkan foto atau video sang pemain. ke publik. Selain itu, Torrelodones juga menuntut permintaan maaf secara terbuka dari pihak Atletico.

Published by:

Jelang Derby Madrid, Pemain Saling Saling Ejek Santai di Timnas Spanyol

Dalam sesi latihan terakhir timnas Spanyol, ada sedikit banter yang melibatkan para penggawa Real Madrid dan Atletico Madrid. Sebagai catatan, kedua tim akan bertanding dalam Derby Madrileno pada akhir pekan nanti.

Dalam latihan itu, Koke menjadi satu-satunya wakil Atletico. Sementara Real Madrid diwakili oleh Alvaro Morata, Isco, Nacho Fernandez dan Lucas Vazquez. Dua penggawa Manchester United, Juan Mata dan Ander Herrera juga ikut di sana.

Setelah melakukan umpan buruk, Koke berucap: “Apa yang sudah kulakukan?” Isco kemudian mencoba menghibur: “Aku yakin kami tak akan mencoba umpan seperti itu di derby nanti.”

Namun Nacho mencoba memanfaatkan kesempatan itu untuk sedikit psy war. “Dalam derby nanti, aku yakin kami akan melakukan lebih banyak umpan yang buruk,” cetus Nacho.

Jawaban Koke kepada Nacho enteng saja. “Yeah tentu saja, tapi setidaknya aku akan bermain di derby.” Nacho nampaknya tersinggung dengan ucapan itu karena ia memang lebih sering menjadi cadangan di Madrid.

Kesal, Nacho kemudian melepas umpan yang terlalu keras kepada Koke. Koke pun berucap dengan sedikit tawa: “Sial, sekarang jadi marah kan!?”

Published by:

Gerah Digosipkan Pakai Ganja, Lavezzi Tempuh Jalur Hukum

Penyerang Ezequiel Lavezzi memutuskan akan menempuh jalur hukum terkait tuduhan dirinya memakai ganja saat bergabung di timnas Argentina pada jeda internasional kali ini.

Sebelumnya, Lavezzi yang kini bermain di Chinese Super League bersama Hebei China Fortune dipanggil ke skuat Albiceleste untuk laga menghadapi Brasil dan Kolombia.

Lavezzi tak mendapat kesempatan tampil di laga melawan Brasil, dan seorang jurnalis bernama Gabriel Anello lewat akun Twitter pribadinya menyebar gosip bahwa Lavezzi tak akan masuk skuat untuk partai kontra Kolombia karena kedapatan merokok ganja.

Lavezzi queda fuera del banco de suplentes mañana por el porro q se fumo anoche en la concentración ? Pregunto … solo pregunto

— Gabriel Anello (@anellogaby) November 15, 2016

Lavezzi se fuma su segundo porro en la concentración y el “impresentable” es quien los dice … Tenemos la selección y jugadores q merecemos

— Gabriel Anello (@anellogaby) November 15, 2016

Lavezzi pun gerah mendengar gosip yang ia anggap murahan ini. Lewat akun Twitter pribadinya, bomber 31 tahun itu merilis pernyataan resmi yang menyebut ia akan melakukan tindakan hukum terhadap Anello.

pic.twitter.com/pSOLWFXPOA

— Ezequiel Lavezzi (@PochoLavezzi) November 15, 2016

“Saya dengan ini menyatakan bahwa saya akan melakukan tindakan hukum terhadap Gabriel Anello untuk pernyataan palsunya terhadap saya, untuk kerusakan serius yang ditimbulkan terhadap keluarga dan pekerjaan saya,” demikian pernyataan Lavezzi.

Published by:

Agen Bantah Rakitic Akan Pindah ke MU

Bintang Barcelona, Ivan Rakitic, tidak akan pindah ke Manchester United dalam waktu dekat.

Tim asuhan Jose Mourinho belum lama ini dikaitkan dengan pemain Kroasia, yang tak kunjung mengikat kontrak baru di Barcelona. Namun demikian, pemain berusia 28 tahun masih terikat di Camp Nou hingga tiga tahun mendatang dan ia terus melakukan negosiasi dengan klub

Agennya, dan merupakan salah satu agen ternama di Eropa, Arturo Canales, mengatakan di Daily Mail: “Ivan amat bahagia di FC Barcelona, di mana ia sudah meraih banyak kesuksesan dan terikat kontrak di klub hingga 2019 mendatang.”

Canales, yang juga menangani Gerard Pique, Ander Herrera, tengah ada di London untuk melihat debut sang gelandang di laga uji coba antar Spanyol dan Inggris di Wembley.

Ia menambahkan: “Ivan mencintai sepakbola dan masih berusia 28 tahun. Setelah bermain di Swiss, Jerman, dan Spanyol, siapa yang tahu suatu hari nanti dia bisa punya pengalaman bermain di Inggris, namun untuk sekarang dia adalah pemain Barcelona.”

Published by: