Berita dan Portal Euro » Blog Archives

Author Archives: baim

Tak Ingin Pensiun Dini, Thiago Silva Ingin Ikuti Jejak Maldini

Bek PSG, Thiago Silva, mengaku tak ingin gantung sepatu dalam waktu dekat ini. Ia ingin mengikuti jejak legendaris AC Milan sekaligus mentornya, Paolo Maldini.

Pemain asal Brasil tersebut membesarkan namanya bersama Milan mulai tahun 2009. Pada tahun 2012, ia pindah ke PSG.

Silva, 32 tahun, merasa beruntung masih sempat dalam satu kamar ganti bersama Maldini di San Siro sebelum kapten Rossoneri tersebut pensiun pada tahun 2009.

“Banyak orang menilai usia 32 tahun sudah terlalu tua, itu tak benar. Saya merasa seperti dalam momen terbaik dalam karier saya. Piala Dunia 2018 masih lama, tapi saya akan menjaga standar ini, saya punya peluang menjadi bagian timnas Brasil,” kata Silva seperti dikutip dari Calciomercato.

“Saya ingin bermain hingga usia 40 tahun, seperti Paolo Maldini yang menjadi panutan saya di AC Milan. Saya merasa beruntung bisa bermain dengannya dalam enam bulan terakhir kariernya dan saya akan menempuh jalan yang sama semampu saya.”

Kontrak Silva di PSG akan berakhir pada tahun 2017. Ia sering dikabarkan akan kembali ke San Siro, namun klub Ligue 1 tersebut otomatis akan mendapat tambahan servis satu tahun jika musim ini lolos ke Liga Champions.

Published by:

Timnas Indonesia Ikut Kena Demam Mannequin Challenge

Demam mannequin challenge benar-benar tengah menjangkiti seluruh dunia. Para pemain timnas Indonesia pun tak mau ketinggalan melakukan hal ini.

Sebagai informasi, tren mannequin challenge adalah sebuah tren seseorang berjalan merekam sekelompok orang yang terdiam bak patung. Tren ini sebelumnya menjadi viral di Amerika Serikat dan dilakukan oleh tim-tim NBA serta NFL.

Beberapa tim sepakbola yang sudah melakukannya antara lain Borussia Dortmund, Juventus hingga timnas Portugal. Kini penggawa Garuda pun juga menunjukkan kebolehan mereka mematung.

Adalah Zulham Zamrun yang mengunggah video mannequin challenge di timnas merah putih. Para pemain yang terlibat antara lain Boaz Solossa, Irfan Bachdim, Kurnia Meiga hingga Stefano Lilipaly.

Published by:

Sejarah Hari Ini (14 November): Fabio Capello Bobol Gawang Inggris

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Pada 14 November 1973, tim nasional Inggris takluk 1-0 dari Italia di stadion kebanggaan mereka Wembley.

Gol semata wayang Italia itu dicetak oleh Fabio Capello, yang puluhan tahun kemudian ternyata ditakdirkan untuk menjadi pelatih timnas Inggris.

Lima bulan sebelumnya, Capello yang saat itu adalah gelandang yang bermain di klub Juventus juga mencetak gol ketika Italia menaklukkan Inggris 2-0. Kemenangan di laga yang berlangsung di Turin tersebut adalah pertama kalinya Italia mampu mengalahkan Inggris sepanjang sejarah.

MOMEN INI PENTING KARENA…

Sekitar 34 tahun setelah mencetak gol yang membuat timnas Inggris takluk itu, Capello ditunjuk sebagai pelatih The Three Lions.

Capello ditunjuk menjadi pelatih Inggris secara resmi sejak Desember 2007 dengan kesepakatan kontrak berdurasi empat setengah tahun, ia menggantikan Steve McLaren yang gagal membawa Inggris lolos ke Euro 2008.

Mantan pemain AC Milan itu resmi menjalankan tugasnya sejak 7 Januari 2008, ia kemudian melakoni debut sebagai pelatih Inggris pada 6 Februari 2008. Capello sukses meraih kemenangan 2-1 atas Swiss di debutnya memimpin The Three Lions.

Mantan pelatih Real Madrid itu kemudian sukses membawa Inggris lolos ke Piala Dunia 2010. Di turnamen yang berlangsung di Afrika Selatan itu Inggris hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar. Pada babak tersebut Inggris takluk 4-1 atas Jerman. Laga itu diwarnai kontroversi gol Frank Lampard yang dianulir oleh wasit.

Capello mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Inggris pada 8 Februari 2012, beberapa saat setelah FA mencabut jabatan kapten John Terry. Pencopotan ban kapten itu terkait kasus rasisme bek Chelsea tersebut terhadap bek Queens Park Rangers, Anton Ferdinand.

Mantan pelatih Milan itu mundur setelah melakoni 42 laga bersama timnas Inggris. Capello sukses meraih 28 kemenangan, delapan hasil seri, dan kalah enam kali.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Saat masih menjadi pemain Capello mencatatkan delapan gol untuk timnas Italia dalam karier internasionalnya yang berlangsung hingga 1976.

Pria yang kini telah berusia 70 tahun itu mencatatkan 32 penampilan untuk Italia sejak debutnya pada 1972. Capello juga pernah membela Italia di Piala Dunia 1974.

Sebagai pemain, Capello pernah meraih gelar juara Liga Italia sebanyak empat kali. Tiga bersama Juventus dan satu satu gelar saat memperkuat Milan. Selain itu ia juga pernah menjuarai Coppa Italia dua kali. Masing-masing satu kali saat memperkuat AS Roma dan Milan.

Sementara sebagai pelatih Capello sukses mempersembahkan lebih banyak gelar juara. Di awal kariernya sebagai pelatih ia dipercaya menangani Milan.

Sepanjang periode melatih Milan (1991-1996) Capello sukses mempersembahkan Scudetto sebanyak empat kali, dan satu gelar juara Liga Champions.

Selain bersama Milan Capello juga pernah mempersembahkan gelar juara Serie A Italia untuk Roma pada musim 2000/01. Juventus juga pernah menjuarai Serie A di bawah kepemimpinannya, namun gelar juara pada musim 2004/05 dan 2005/06 itu dicabut karena Juve terlibat skandal pengaturan skor atau calciopoli.

Capello juga pernah mempersembahkan prestasi di luar Italia. Ia sukses mempersembahkan gelar juara Liga Spanyol untuk Real Madrid sebanyak dua kali (1996/97, dan 2006/07) pada dua periode masa kepelatihannya di Santiago Bernabeu.

DATA & FAKTA PERTANDINGAN

Inggris 0-1 Italia | Uji Coba Internasional

Pencetak gol: (F. Capello 87′)

Tanggal: 14 November 1973 | Stadion: Wembley, London | Penonton: 88.000 | Wasit: Marques Lobo (Portugal)

Susunan Pemain

Inggris: Shilton, Madeley, Hughes, Bell, McFarland, Moore, Curie, Channon,Osgood, Clarke (Hector 73′), Peters

Italia: Zoff, Sabadini, Facchetti, Bellugi, Burgnich, Causio, Capello, Chinaglia, Rivera, Riva.

Published by:

Kata Cantona, Messi Sekarang Mirip Justin Bieber

Legenda Manchester United, Eric Cantona, menyebut Lionel Messi sekarang mirip seperti Justin Bieber setelah mengubah warna rambutnya jadi pirang.

Musim panas kemarin, Messi mengejutkan banyak pihak setelah ia tiba-tiba muncul dengan gaya rambut baru. Ia mengecat rambutnya dengan warna blonde alias pirang.
Ia juga membiarkan jambangnya tumbuh lebat. Selain itu, superstar Barcelona tersebut juga membuat tato baru.

Nah, gaya Messi itu akhirnya memancing komentar dari legenda sepakbola Prancis dan United, Cantona. Ia heran dengan gaya pilihan La Pulga dan ia pun menganggapnya mirip dengan bintang pop asal Amerika Serikat, Bieber.

“Apa dengan Lionel Messi? Rambut dicat pirang, janggut merah? Apakah ia menjadi vokalis dari sebuah band sekarang?” ujar Cantona pada Eurosport.

“Ketika ia mendapat tato barunya saya khawatir, tapi ini? Siapa pun yang melakukan itu padanya harus malu. Anda mengubah pahlawan kita menjadi orang menyedihkan seperti Justin Bieber!” ketusnya.

“Dasar tidak tahu malu!”

Published by:

Ospina Akui Bantu James Rodriguez Pacari Adik Cantiknya

Penjaga gawang Arsenal, David Ospina baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya membantu rekan setimnya di timnas Kolombia, James Rodriguez untuk mengencani adiknya, Daniela.

Ospina mengaku dirinya tak cukup mengenal James saat remaja karena bintang Real Madrid itu sudah meninggalkan Kolombia sejak masih sangat muda.

“Kemudian adik saya mengatakan bahwa ia mengencani seorang pemain Kolombia. Saya harus banyak membantu karena orang tua kami tidak menyetujuinya,” ujar Ospina kepada Fox Sports.

“Saya katakan tenang, semuanya sudah terorganisir. James mencuri hati adik saya tapi saya harus membantunya masuk ke dalam keluarga saya,” tambahnya.

James dan Daniela pun akhirnya melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan dan hingga kini sudah dikaruniai seorang putri bernama Salome.

Published by:

Sejarah Hari Ini (7 November): Tim Antah-Berantah Depak Manchester United

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Sungguh di luar dugaan, saat sepertinya laga ini bakal berakhir pesta gol, nahas, Manchester United polesan Sir Alex Ferguson harus tersingkir secara mencengangkan dari tim antah-berantah Inggris, Southend United, dalam laga Carling Cup, persis hari ini satu dekade silam.

INI MOMEN PENTING KARENA …

Laga ini cukup menyita perhatian setelah 90 menit berlalu mengingat The Red Devils yang jauh di atas kertas lebih diunggulkan, malah dipermalukan oleh tim yang ketika itu berkancah di Championship.

Ironisnya, sesaat sebelum pertandingan ini, United baru saja merayakan 20 tahun karier Ferguson di Old Trafford. Sayang, selebras itu ternoda dengan Setan Merah harus mengakui keunggulan Southend yang memenangkan pertandingan berkat dentuman free-kick dari jarak 30 meter pada babak pertama oleh Freddy Eastwood.

Sang megabintang yang sekarang memperkuat Real Madrid, Cristiano Ronaldo muda, sempat mendapatkan peluang emas yang mestinya bisa berbuah gol. Namun kiper Darry Flahavan membuat dua penyelamatan spektakuler. Termasuk saat ini dia meredam aksi berbahaya John O’Shea.

Southend: Flahavan, Hunt (Francis 14), Prior, Sodje, Hammell, Campbell-Ryce, Clarke, Maher, Gower, Eastwood, Hooper (Lawson 67).
Cadangan yang tak tampil: Wilson, Cole, Moussa.

United: Kuszczak, O’Shea (Lee 75), Brown, Silvestre, Heinze, Ronaldo, David Jones (Shawcross 90), Fletcher, Richardson, Smith (Evra 60), Rooney.
Cadangan yang tak tampil: Heaton, Rose.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Kemenangan ini membuat Southend melenggang ke perempat-final. Namun di babak ini langkah mereka terhenti setelah gol semata wayang Jermain Defoe mengangkat Tottenham Spurs menapaki fase semi-final. Pada akhirnya, Chelsea keluar sebagai juara setelah menaklukkan rival London-nya, Arsenal, di partai puncak.

Sementara United pada musim ini mengakhirinya dengan torehan kampiun EPL 2006/07 diikuti dengan torehan Community Shield.

Published by:

Pemain Ini Lamar Asisten Wasit Sebelum Kick-off Pertandingan!

Sebuah kisah menarik di lapangan hijau datang dari kompetisi kasta kelima Slovakia, tepatnya laga yang mempertemukan FK Nizna kontra Tatran Cheblice pekan lalu.

Adalah seorang wanita berprofesi sebagai wasit bernama Petra Lepackova yang menjadi pusat perhatian. Kebetulan dalam laga ini Petra ditugaskan menjadi asisten wasit.

Rupanya, salah satu pemain FK Nizna, Lubomir Vajdecka merupakan kekasih Petra. Sebelum kick-off laga dilakukan, Lubomir membuat heboh dengan tiba-tiba bersujud di depan Petra dan melamar sang kekasih!

Dilansir Fakt, Lubomir bahkan juga membawa cincin untuk proses lamaran ini. Petra pun akhirnya berkata ‘ya’. Sementara wasit dan asisten wasit lainnya seakan tak percaya melihat apa yang terjadi di depan mereka.

Setelah laga usai, Petra mengunggah foto proses lamaran ini di akun Instagram pribadinya. Sayangnya dalam kolom komentar ada beberapa netizen yang menganggap Petra membantu FK Nizna untuk memenangi laga tersebut dengan skor 3-1.

Published by:

Malu Dibully, Eks Pemain MU Asal Tiongkok Pilih Operasi Wajahnya

Masih ingatkah kalian dengan sosok Dong Fangzhuo? Ya, ia adalah mantan pesepakbola asal Tiongkok yang pernah membela raksasa Premier League, Manchester United.

Fangzhuo digaet United pada 2004 silam, menjadikan dirinya sebagai pemain Asia pertama yang membela Setan Merah. Sayang kariernya makin ke sini makin tak berkembang hingga ia memutuskan pensiun sebelum menginjak usia 30 tahun.

Dilansir Marca, baru-baru ini Fangzhuo tampil di sebuah reality show televisi lokal Tiongkok. Menariknya, dalam acara ini Fangzhuo diklaim melakukan operasi plastik pada wajahnya.

Pemain Bola Operasi Plastik

Pria 31 tahun ini melakukan operasi tersebut untuk membuatnya memiliki identitas baru, baik secara fisik maupun mental. Sebelumnya Fangzhuo memang akrab dengan bully dari masyarakat di kehidupan sehari-hari karena kegagalannya di dunia sepakbola.

Saat masih terikat kontrak di United, Fangzhuo sempat dipinjamkan selama dua musim ke Royal Antwerp. Usai meninggalkan Old Trafford pada 2008, Fangzhuo sempat bermain untuk klub Polandia, Portugal hingga Armenia sebelum memutuskan kembali ke Tiongkok.

Published by:

Stefano Vecchi Rombak Formasi Inter

Pelatih interim Inter, Stefano Vecchi bakal menerapkan formasi 4-4-1-1 dengan Ever Banega ditempatkan di belakang Mauro Icardi saat menghadapi Southampton di Liga Europa.

Vecchi ditunjuk sebagai pelatih sementara skuat Nerazzurri menyusul pemecatan Frank de Boer dari jabatannya pada awal pekan ini.

Menurut sejumlah laporan yang beredar di Italia, juru takik yang pernah menangani Carpi itu tak bakal melanjutkan filosofi skema 4-3-3 milik De Boer dan akan mengubahnya menjadi 4-4-1-1.

Banega, yang sering dipinggirkan De Boer, bakal memegang peran kunci di formasi tersebut. Sementara sisi sayap akan ditempati oleh Ivan Perisic dan Antonio Candreva.

Untuk lini belakang, kemungkinan besar Andrea Ranocchia akan diberi kesempatan unjuk kebolehan melawan Southampton.

Published by:

Sejarah Hari Ini (31 Oktober): Banjir Kartu Merah Di Liga Primer Inggris

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Tepat tujuh tahun lalu, Liga Primer Inggris mengalami salah satu hari paling merah dalam sejarah kompetisi setelah dalam satu hari wasit mengusir delapan pemain. Pada tanggal itu, Liga Primer 2009/10 memainkan sembilan partai dan tiga di antaranya harus diwarnai dengan banjir kartu merah.

Sejarah Hari Ini (31 Oktober): Banjir Kartu Merah Di Liga Primer Inggris

Liverpool menjadi tim terparah yang terkena hukuman di matchday tersebut setelah dua pemain mereka, Jamie Carragher dan Philipp Degen, diusir oleh wasit. The Reds ketika itu tengah berkunjung ke markas Fulham di Craven Cottage.

Dalam situasi tertinggal 2-1, Liverpool mendapat kartu merah pertamanya di menit ke-79 ketika Degen melanggar keras Clint Dempsey. Wasit pun memberikan kartu merah langsung kepada Degen sebelum tiga menit kemudian disusul oleh Carragher akibat menekel Bobby Zamora. Fulham lantas memanfaatkan situasi unggul dua pemain ini dengan mencetak gol ketiga melalui Dempsey di menit ke-87 untuk menutup laga dengan kemenangan 3-1.

Enam penerima kartu merah di partai lainnya didapat oleh Kenwyne Jones (Sunderland), Jlloyd Samuel (Bolton Wanderers), Giovanni (Hull City), Diniyar Bilyaletdinov (Everton), Carlos Cuellar (Aston Villa), dan Radoslav Kovac (West Ham United).

INI MOMEN PENTING KARENA…

Ketatnya persaingan di Liga Primer sering berbanding lurus dengan kerasnya performa para pemain di lapangan. Meski demikian, sangat jarang terjadi ketika wasit langsung mencabut kartu merah dari sakunya sebanyak delapan kali dalam tempo satu hari. Itulah yang terjadi pada 31 Oktober 2009 silam.

Momen banjir kartu merah dalam satu matchday ini tergolong langka dan menarik disimak kembali, membuktikan sekali lagi bahwa sepakbola Inggris selalu menghadirkan intensitas tinggi yang tidak jarang menjurus ke arah kasar.

Tim-tim yang pemainnya mendapat kartu merah tersebut tidak ada yang berhasil memetik kemenangan. Everton dan Aston Villa sama-sama berbagi poin, begitu halnya dengan Sunderland dan West Ham. Beruntung, tidak ada kontroversi yang terjadi setelah laga berakhir.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Liverpool di musim 2009/10 masih dilatih oleh Rafa Benitez, namun terpaksa finis di peringkat tujuh klasemen, 23 poin di belakang sang juara Chelsea. Padahal, di musim sebelumnya, mereka mampu finis di peringkat kedua.

Berbicara mengenai hukuman kartu di Liga Primer, terdapat beberapa catatan menarik. Soal kartu merah, terdapat tiga pemain dengan koleksi terbanyak dengan jumlah delapan kali, yakni Patrick Vieira, Duncan Ferguson, dan Richard Dunne. Sedangkan untuk kartu kuning, Gareth Barry memegang rekor terbanyak dengan 103 kartu kuning. Catatan ini berpeluang terus berlanjut mengingat Barry masih aktif bermain di Everton.

Adapun Tottenham Hotspur tercatat sebagai tim dengan koleksi kartu terbanyak dalam satu pertandingan, yakni sebanyak sembilan kali dan tanpa kartu merah, saat bermain imbang 2-2 dengan Chelsea pada Mei 2016 lalu.

Published by: