Category Archives: Liga Italia

Stefano Pioli: Performa Inter Luar Biasa!

Melalui perjuangan yang heroik Inter berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 di markas Palermo, pada giornata 21 Serie A Italia, Minggu (22/1) malam WIB.

Kemenangan tersebut jadi yang kedelapan secara beruntun untuk La Beneamata di semua ajang, atau yang keenam beruntun di Serie A.

Tak pelak bila pelatih Inter, Stefano Pioli, mengaku puas dengan torehan tersebut. Ia menyebut performa Mauro Icardi cs luar biasa, meski menyesal dirinya harus diusir dari bangku cadangan.

“Sungguh performa yang luar biasa. Kami tidak membiarkan mereka [Palermo] melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran,” ujar Pioli, seperti dikutip Sky Sport Italia.

“Sekarang, kami harus mempersiapkan diri untuk laga penting selanjutnya melawan Pescara, Lazio, dan Juventus.

“Pengusiran? Wasit mengusir karena saya berjalan keluar dari area teknik pelatih. Saat itu permainan sedang berhenti jadi saya pikir tidak masalah. Meski begitu, saya keliru dan harus menerima akibatnya.

“Cristian Ansaldi seharusnya tidak mendapat kartu merah. Lapangan sangat licin sehingga sulit baginya untuk berhenti. Dia bahkan berusaha menarik kakinya untuk menghindari benturan yang lebih buruk,” pungkasnya.

Published by:

Polemik Kedatangan Bacca di Stadion Sevilla

Penyerang Carlos Bacca tidak tampil membela AC Milan saat pesta gol ke gawang Empoli pada akhir pekan lalu. Bacca absen lantaran masih dalam masa penyembuhan cedera.

Namun, pada saat yang sama, Bacca diketahui justru sedang berada di markas Sevilla, Ramon Sanchez Pizjuan. Bacca hadir menyaksikan Sevilla memenangkan laga dengan skor 2-1 atas Valencia di lanjutan La Liga.

Kehadiran Bacca di Ramon Sanchez Pizjuan tentu saja menuai polemik. Pasalnya, saat ini sedang dikabarkan berniat untuk meninggalkan Milan. Beberapa media menyebut Sevilla dan PSG kini sedang mendekati Bacca.

“Saya mengakhiri derby dengan kelelahan, tapi saya baik-baik saja. Saya sekarang dalam pengawasan tim medis Milan,” ujar Bacca kepada Radio Sevilla seperti dikutip dari Football Italia.

“Saya memiliki akhir pekan yang bebas dan saya datang ke Sevilla dengan alasan pribadi dan untuk bertemu dengan beberapa teman. Saya melihat apa yang terjadi dengan rekan satu tim saya. Secara fisik saya tidak ada di sini, tapi hati saya berada di sini,” sambung Bacca.

Bagi pemain asal Kolombia ini, Sevilla memang selalu punya tempat khusus. Ia selau terkenang dengan momen yang mengangkat namanya sebagai salah satu penyerang menakutkan saat sukses menjuarai Liga Europa di Sevilla.

“Sevilla? Saya punya banyak kenangan indah. Mereka menjadi dua tahun yang indah, dimana kami memenangkan dua gelar dan nama Carlos Bacca mulai lebih dikenal. Saya punya banyak teman dan saya selalu mengikuti Sevilla,” tutup Bacca.

Published by:

Tak Ingin Pensiun Dini, Thiago Silva Ingin Ikuti Jejak Maldini

Bek PSG, Thiago Silva, mengaku tak ingin gantung sepatu dalam waktu dekat ini. Ia ingin mengikuti jejak legendaris AC Milan sekaligus mentornya, Paolo Maldini.

Pemain asal Brasil tersebut membesarkan namanya bersama Milan mulai tahun 2009. Pada tahun 2012, ia pindah ke PSG.

Silva, 32 tahun, merasa beruntung masih sempat dalam satu kamar ganti bersama Maldini di San Siro sebelum kapten Rossoneri tersebut pensiun pada tahun 2009.

“Banyak orang menilai usia 32 tahun sudah terlalu tua, itu tak benar. Saya merasa seperti dalam momen terbaik dalam karier saya. Piala Dunia 2018 masih lama, tapi saya akan menjaga standar ini, saya punya peluang menjadi bagian timnas Brasil,” kata Silva seperti dikutip dari Calciomercato.

“Saya ingin bermain hingga usia 40 tahun, seperti Paolo Maldini yang menjadi panutan saya di AC Milan. Saya merasa beruntung bisa bermain dengannya dalam enam bulan terakhir kariernya dan saya akan menempuh jalan yang sama semampu saya.”

Kontrak Silva di PSG akan berakhir pada tahun 2017. Ia sering dikabarkan akan kembali ke San Siro, namun klub Ligue 1 tersebut otomatis akan mendapat tambahan servis satu tahun jika musim ini lolos ke Liga Champions.

Published by:

Stefano Vecchi Rombak Formasi Inter

Pelatih interim Inter, Stefano Vecchi bakal menerapkan formasi 4-4-1-1 dengan Ever Banega ditempatkan di belakang Mauro Icardi saat menghadapi Southampton di Liga Europa.

Vecchi ditunjuk sebagai pelatih sementara skuat Nerazzurri menyusul pemecatan Frank de Boer dari jabatannya pada awal pekan ini.

Menurut sejumlah laporan yang beredar di Italia, juru takik yang pernah menangani Carpi itu tak bakal melanjutkan filosofi skema 4-3-3 milik De Boer dan akan mengubahnya menjadi 4-4-1-1.

Banega, yang sering dipinggirkan De Boer, bakal memegang peran kunci di formasi tersebut. Sementara sisi sayap akan ditempati oleh Ivan Perisic dan Antonio Candreva.

Untuk lini belakang, kemungkinan besar Andrea Ranocchia akan diberi kesempatan unjuk kebolehan melawan Southampton.

Published by: