• Sejarah Hari Ini (21 Desember): Samuel Eto’o Ukir Rekor Pemain Terbaik Afrika

    Afrika merupakan satu teritori di bumi yang mampu hasilkan begitu banyak permata mahal di dunia sepakbola. Anda sebagai pecinta sepakbola sejati tentu tak perlu berpikir keras untuk sebutkan sederet pesepakbola terbaik dari Benua Hitam.

    Karenanya sulit untuk menunjuk satu saja yang terbaik di antara mereka. Meski begitu, nama pesepakbola asal Kamerun, Samuel Eto’o, tampaknya tepat untuk mewakili kebesaran bakat sepakbola yang dimiliki Afrika.

    Salah satu bukti paling tegas hadir tepat enam tahun silam, tatkala Eto’o terpilih sebagai pemain terbaik Afrika untuk kali keempat!

    INI MOMEN PENTING KARENA…

    Eto’o sudah mencuat di jagat sepakbola dunia, sejak usianya masih 16 tahun. Diakuisisi Real Madrid untuk masuk ke akademinya pada 1997, dirinya kemudian tercatat sebagai pemain termuda di Piala Dunia 1998 bersama timnas Kamerun.

    Walau petualangannya di Santiago Bernabeu tak berjalan manis, Eto’o sanggup membintang bersama klub medioker, Real Mallorca. Puncak karier pun diraihnya, tatkala Barcelona memboyongnya di musim panas 2004 lewat banderol €24 juta.

    Bersama Blaugrana Eto’o mempersembahkan delapan gelar bergengsi, meliputi Copa del Rey, La Liga Spanyol, sampai Liga Champions. Lima musim mengabdi, sahabat baik Ronaldonho itu jadi mesin gol klub pujaan Catalan lewat torehan 129 gol dari 201 penampilan.

    Afrika pun mengganjarnya dengan jadikan Eto’o sebagai figur pertama yang sanggup meraih hat-trick pemain terbaik Benua Hitam. Berturut-turut Pantera Negra meraihnya sejak 2003 hingga 2005.

    Eto’o jadi pemain pertama dan satu-satunya yang raih empat penghargaan pemain terbaik Afrika

    Hijrah ke Inter sebagai paket dari transfer Zlatan Ibrahimovic pada musim panas 2010, kedatangan Eto’o ke Appiano Gentile diselimuti rasa pesimistis. Meski baru saja antarkan Barca gapai treble winners dan melalui musim tertajamnya, ia dinilai sudah habis.

    Usia Eto’o yang sudah menginjak kepala tiga jadi alasan utamanya. Namun publik ternyata salah besar. Meski hanya mencetak 16 gol dari 48 penampilannya di musim perdana, dirinya jadi sosok krusial keberhasilan La Beneamata ukir sejarah dengan raih treble winners.

    Ya, treble winners untuk dua musim beruntun dan sepanjang sejarah sepakbola hanya Eto’o yang bisa melakukannya. Performa fantastis tersebut sukses mengantarkannya kembali terpilih sebagai pemain terbaik Afrika untuk kali keempat!

    Penghargaan yang didapat pada 21 Desember 2010 itu sekaligus menahbiskan Eto’o sebagai pemain pertama dan satu-satunya hingga kini, yang mampu empat kali gondol trofi pemain terbaik Afrika.

    HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

    Meski jadi raja pemain terbaik Afrika, Eto’o yang kini berkarier di klub Turki, Antalyaspor, bukanlah pemain yang paling sering naik podium penghargaan prestise tersebut.

    Tercatat sudah delapan kali Eto’o naik podium, dari empat gelarnya. Pertama terjadi kala usianya masih 19 tahun pada 2000 dan terakhir pada 2010 di mana itu jadi raihan gelar pamungkasnya.

    Angka menakjubkan tersebut ternyata masih kalah dari legenda Chelsea dan Pantai Gading, Didier Drogba, yang sudah sembilan kali naik podium. Sayangnya Drogbazooka cuma dua kali jadi pemenang.

    Published by:
  • Neymar Majal, Luis Enrique Tak Ambil Pusing

    Luis Enrique menegaskan bahwa Neymar tetap berada di puncak performanya meski penyerang Barcelona itu sedang kering gol belakangan ini.

    Jelang jeda musim dingin, Neymar baru mencetak enam gol dari 18 laga di semua kompetisi musim ini kendati ia mampu mencatatkan 14 assist. Dalam sembilan laga terakhir, bintang asal Brasil ini bahkan gagal mencetak satu gol pun.

    Meski Neymar tengah dalam periode majal, Enrique tetap puas dengan kontribusi penyerang andalannya itu.

    “Kita juga harus melihat kontribusinya di musim-musim sebelumnya dan assist yang dibuatnya, karena dia sebetulnya sudah mengkreasikan banyak gol di musim ini,” terang Enrique dalam jumpa pers, Selasa (20/12).

    “Saya tidak memikirkan berapa gol yang dicetaknya. Bagi seorang penyerang, jumlah ini [gol dan assist] sudah cukup banyak. Pada akhirnya, saya rasa ini bukanlah bahasan yang penting.”

    “Dia adalah pemain penting kami, dia juga membantu tim saat bertahan. Saya sangat bahagia dengan cara dia bermain. Dia ambisius dan ingin terus memperbaiki statistiknya. Secara keseluruhan, performanya masih tetap berada di puncak seperti di musim-musim sebelumnya,” sanjungnya.

    Published by:
  • Usai Piala AFF 2016, Andik Jadi ‘Presiden Republik Indonesia’

    Sebuah momen membanggakan hadir untuk punggawa Timnas Indonesia, Andik Vermansah. Usai membela Timnas di ajang Piala AFF 2016 kemarin, Andik resmi ‘didaulat’ sebagai Presiden Republik Indonesia menggantikan Presiden saat Ini, Joko Widodo.

    Terungkapnya status baru Andik Vermansah itu baru diketahui belakangan ini, tepatnya seusai Timnas Indonesia pulang dari Thailand. Dalam wawancara di salah satu Televisi Nasional tersebut, terungkap bahwa Andik sudah ‘diangkat’ menjadi Presiden Kedelapan Indonesia, menggantikan Presiden Joko Widodo seperti yang terlihat pada foto di bawah ini.

    Naiknya ‘Pangkat’ Andik pada foto tersebut ternyata hanya merupakan sebuah kesalahan teknis dari Televisi Nasional tersebut. Kronologis kejadiannya pada saat itu, Andik diwawancarai oleh sejumlah Media Nasional saat diundang jamuan makan oleh Presiden di Istana Negara baru-baru ini.

    Alih-Alih menulis Status Andik sebagai Penggawa Timnas Indonesia, malah statusnya tertulis Andik sebagai Presiden Republik Indonesia. Usut punya usut, kesalahan itu terjadi setelah pada segmen sebelumnya Televisi tersebut mewawancarai Presiden Joko Widodo, namun sayang keterangan itu tidak berganti setelah Andik Diwawancara.

    Published by:
  • Sejarah Hari Ini (20 Desember): Hilangnya Trofi Jules Rimet Jilid 2

    Pada 20 Desember 1983, trofi Jules Rimet dicuri dari markas besar Federasi Sepakbola Brasil (CBF) di Rio. Hingga saat ini, trofi yang hanya diberikan kepada juara Piala Dunia itu masih belum ditemukan.

    INI MOMEN PENTING KARENA …

    Pada 1970, Brasil menerima trofi Jules Rimet setelah menjuarai Piala Dunia untuk yang ketiga kalinya. Trofi tersebut disimpan di markas CBF, namun sekelompok orang merampoknya. Dua trofi lain, Equitativa dan Jurrito juga hilang dari tempat tersebut.

    Pencuri yang melakukan aksi itu pada akhirnya berhasil ditangkap dan mengaku telah mencairkan trofi tersebut menjadi emas batangan. Adapun orang yang dituduh oleh sang pencuri sebagai pemilik emas itu membantah. Ketika emasnya digeledah, ternyata materialnya tidak cocok dengan Jules Rimet.

    Simon Kuper, jurnalis sepakbola, melakukan penyelidikan terkait hilangnya tersebut dan menemukan kejanggalan dalam kisah hilangnya Jules Rimet. “Kisah itu punya celah,” ungkap Kuper.

    “Pada awalnya, Rimet tidak bisa dicairkan menjadi emas batangan karena itu bukanlah emas murni. Sebenarnya, replika yang dibawa Jerman juga bukan sepenuhnya emas. Polisi tidak punya bukti bahwa trofi itu sudah dicairkan.”

    “Bahkan, penjual emas Argentina yang dicurigai, Juan Carlos Hernandez, menegaskan dirinya tidak mencairkan trofi tersebut,” pungkasnya.

    Trofi tersebut tidak ditemukan hingga saat ini dan sebagai gantinya, Kodak Brasil menciptakan replika trofi yang dicuri tersebut pada 1983.

    HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

    Sebelum dicuri dari CBF, trofi Jules Rimet juga pernah hilang pada 1966. Tepat sebelum Piala Dunia di Inggris dimulai, trofi tersebut hilang dari simpanan FA. Untung saja trofi tersebut ditemukan oleh seekor anjing bernama Pickles.

    Published by:
  • Pesona Kegantengan Kiatisuk Senamuang Yang Bikin Kaum Hawa Meleleh

    Selain ketajaman Teerasil Dangda di lini depan, satu hal yang menjadi perbincangan publik Indonesia terkait dengan tim nasional Thailand adalah Kiatisuk Senamuang, yang tak lain adalah pelatih.

    Kiatisuk banyak mendapatkan sorotan karena paras wajahnya yang dinilai tampan. Selain itu, pelatih yang berjuluk Zico ini juga dinilai punya gaya yang sangat tenang. Hal ini tentu saja membuatnya menyita banyak perhatian, terutama kaum hawa.

    Nah, berikut Kami telah memilihkan foto-foto yang menunjukkan pesona kegantengan Zico saat berada di lapangan maupun di luar lapangan.

    Zico menjadi pelatih tim nasional Thiland sejak tahun 2013.

    Pelatih yang berusia 43 tahun ini merupakan legenda tim nasional Thailand. Zico adalah penyerang andalan Thailand pada tahun 90-an dan awal 2000-an. Seangkatan dengan generasi Kurniawan Dwi Julianto.

    Selama menjadi pelatih di Thailand, Zico sudah memberikan gelar juara Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013.

    Published by:
  • Cristiano Ronaldo, Perfecto

    Bagi Cristiano Ronaldo, tahun 2016 adalah tahun yang perfecto alias sempurna.

    Tahun 2016, Ronaldo meraih gelar Liga Champions bersama Real Madrid. Ronaldo lalu mengangkat trofi Euro bersama Portugal. Trofi individu bergengsi Ballon d’Or juga disabetnya. Pencapaian Ronaldo makin lengkap dengan gelar Piala Dunia Antarklub FIFA.

    Ronaldo meraih gelar European Cup/Liga Champions, Euro, Piala Dunia Antarklub dan trofi Ballon d’Or di tahun yang sama. Dia adalah pemain pertama sepanjang sejarah sepakbola yang sanggup melakukannya.

    Ronaldo menjadi algojo penalti penentu kemenangan Madrid atas Atletico Madrid dalam final Liga Champions 2016 di San Siro Milan.

    Ronaldo dan rekan-rekannya kemudian mengantarkan Portugal menjuarai Euro 2016 dengan kemenangan 1-0 lewat extra time melawan tuan rumah Prancis di final.

    Ronaldo baru-baru ini juga dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2016. Dia menang telak dengan selisih 429 suara atas Lionel Messi (Barcelona & Argentina) di urutan kedua.

    Terakhir, Ronaldo mencetak hattrick dan membawa Madrid mengalahkan Kashima Antlers 4-2 di final Piala Dunia Antarklub FIFA 2016. Ronaldo tercatat sebagai pemain pertama yang mampu mengukir hattrick di final kompetisi ini dan finis sebagai top scorer dengan torehan empat golnya.

    Perfecto!

    Published by:
  • Sejarah Hari Ini (16 Desember): Kado Indah 108 Tahun AC Milan

    13 Desember selalu jadi yang bersejarah buat AC Milan. Pada tanggal itulah klub dengan koleksi gelar internasional terbanyak di Italia tersebut didirikan, tepatnya di tahun 1899.

    Tiga hari usai hari jadinya yang ke-108 tahun pada 2007 silam, Milan sukses mewarnainya dengan kado indah melalui gelar Piala Dunia Antarklub. I Rossonerri secara meyakinkan berhasil mengalahkan Boca Juniors lewat skor 4-2 di partai final.

    INI MOMEN PENTING KARENA…

    Milan yang berstatus kampiun Liga Champions musim 2006/07, memiliki hak otomatis untuk jadi peserta Piala Dunia Antarklub 2007 yang dihelat di Jepang.

    Tim yang kala itu masih diasuh Carlo Ancelotti ini, kemudian melaju ke final setelah mengalahkan tuan rumah turnamen, Urawa Red Diamonds, lewat skor tipis 1-0 berkat gol tunggal Clarence Seedorf.

    Di partai final Milan dipertemukan dengan juara Copa Libertadores 2007, Boca Juniors. Pertemuan ini jadi ulangan final Piala Dunia Antarklub 2003, di mana La Mitad Las Uno jadi pemenangnya berkat keunggulan di babak adu penalti.

    Karenanya aroma balas dendam kental terasa buat Milan. Apalagi terdapat begitu banyak penggawa Il Casciavit yang jadi korban kekalahan tersebut, layaknya Nelson Dida, Alessandro Nesta, Cafu, Andrea Pirlo, Seedorf, hingga Filippo “Pippo” Inzaghi.

    Pertandingan yang berlangsung di Yokohama Stadium ini berjalan sangat seru dan menghibur. Kedua tim bermain terbuka, keras, dan hasilkan hujan gol.

    Milan unggul terlebih dahulu melalui Inzaghi, yang dengan dingin menyontek sodoran manis Ricardo Kaka di menit 21. Baru semenit sang wakil Italia unggul, Boca langsung bereaksi samakan kedudukan 1-1, berkat tandukan Rodrigo Palacio.

    Berakhir imbang 1-1 di babak pertama, permainan jauh lebih seru tersaji di paruh kedua. Dimulai dari gol Alessandro Nesta pada menit 50 yang bawa Milan unggul 2-1, memanfaatkan kemelut di depan gawang Boca.

    Milan lantas menjauh 3-1, setelah tembakan Kaka dari sudut sempit di menit 61 gagal diamankan kiper Boca, Mauricio Caranta. Kemenangan Il Diavolo Rosso tampak semakin jelas tatkala Inzaghi mencetak gol keduanya sepuluh menit berselang, untuk perbesar keunggulan jadi 4-1.

    Gol penghibur yang tak mampu menolong Boca dari kekalahan kemudian lahir di menit ke-85, lewat sepakan Pablo Ledesma. Skor akhir 4-2 untuk Milan, yang antar Si Setan Merah jadi kampiun Piala Dunia Antarklub 2007.

    HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

    Berkat performa impresifnya, terutama di partai final dengan bukukan dua assist dan satu gol, Kaka dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. Sesuai tradisi, pemain Brasil itu pun berhak mendapat hadiah mobil Toyota keluaran terbaru.

    Selain itu, satu gol yang dicetak Nesta di partai tersebut jadi torehan terakhirnya di ajang internasional. Hingga gantung sepatu pada 2014 lalu, The Bird Nest tak mampu menambah koleksi gol-nya di luar Italia yang total hanya mencapai dua gol.

    Published by:
  • Prediksi West Bromwich Albion vs Manchester United 18 Desember 2016

    Raksasa EPL Manchester United kembali bertekad untuk memperpanjang tren kemenangan mereka di ajang Premier League. Untuk itu mereka akan membidik kemenangan saat bertandang ke markas West Bromwich Albion pada hari Minggu (18/12) dini hari nanti.

    Setelah mengalami periode yang cukup sulit di EPL, perlahan tapi pasti pasukan Setan Merah sudah mulai menemukan performa terbaik mereka. Mereka mulai kembali membukukan kemenangan, di mana terakhir kali mereka mengalahkan Crystal Palace pada tengah pekan lalu. Kemenangan tersebut membuat mereka sudah menang dua kali beruntun di ajang EPL sehingga mereka akan membidik kemenangan ketiga beruntun mereka pada akhir pekan ini.

    Calon lawan mereka pada akhir pekan nanti adalah West Bromwich Albion. Kubu The Baggies sendiri tampil mengesankan di ajang EPL musim ini, di mana mereka saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen, tertinggal empat poin dari United yang berada di peringkat ke enam. Mereka juga tengah berada dalam kondisi yang baik usai mengalahkan Swansea City dengan skor telak 3-0 pada tengah pekan lalu sehingga kubu setan merah wajib waspada pada laga ini.

    Kewaspadaan Setan Merah juga harus semakin ditingkatkan jika melihat rekor pertemuan mereka dengan The Baggies. Tercatat dalam enam pertemuan terakhir kedua tim, United hanya mampu memenangkan dua laga di antaranya, di mana West Brom memenangkan tiga laga di antaranya termasuk pertemuan terakhir mereka di bulan Maret yang lalu.

    Menjamu salah satu raksasa EPL, pelatih Tony Pulis dikabarkan tidak bisa memainkan Boaz Myhill dan Saido Berahino yang mengalami cedera. Sedangkan kondisi Jonny Evans juga cukup diragukan untuk bermain pada laga ini setelah ia dinyatakan belum cukup fit untuk menjadi starter pada laga ini.

    Pada laga ini Pulis kemungkinan akan kembali memainkan skema 4-2-3-1, di mana tim ini akan dipimpin oleh mantan gelandang United, Darren Fletcher. Di posisi penyerang, Pulis kemungkinan akan memainkan Solomon Rondon yang akan dibantu oleh pergerakan Matt Phillips dan Nacer Chadli di sektor sayap. Sedangkan untuk lini pertahanan, duet Gareth McAuley dan Jonas Olsson akan bertugas meredam serangan Setan Merah pada laga ini.

    Di kubu tim tamu, pelatih Jose Mourinho dipastikan tidak bisa membawa Chris Smalling, Henrikh Mkhitaryan, Eric Bailly pada lawatan mereka ke Hawthorns karena mengalami cedera. Kondisi Luke Shaw juga diragukan bisa ikut dalam lawatan kali ini mengingat faktor kebugaran sang pemain.

    Dengan kondisi tersebut, Mourinho diprediksi tidak akan banyak melakukan perubahan dengan susunan timnya pada laga ini. Dengan skema 4-2-3-1, Zlatan Ibrahimovic masih menjadi andalan di lini serang setan merah pada laga ini. Absennya Henrikh Mkhitaryan membuat Juan Mata kemungkinan akan diturunkan di sektor kanan serangan MU, di mana Duet Ander Herrera dan Michael Carrick akan mengatur aliran bola Setan Merah sepanjang laga ini digelar.

    Perkiraan Susunan Pemain
    West Bromwich Albion (4-2-3-1): Foster; Brunt, Olsson, McAuley, Nyom; Yacob, Fletcher; Phillips, Morisson, Chadli; Rondon

    Manchetser United (4-2-3-1): De Gea; Darmian, Rojo, Jones, Valencia; Carrick, Herrera; Martial, Pogba, Mata; Ibrahimovic

    Statistik Kedua Tim
    Head to Head
    06/03/16 West Bromwich Albion 1 – 0 Manchester United (EPL)
    07/11/15 Manchester United 2 – 0 West Bromwich Albion (EPL)
    02/05/15 Manchester United 0 – 1 West Bromwich Albion (EPL)
    21/10/14 West Bromwich Albion 2 – 2 Manchester United (EPL)
    08/03/14 West Bromwich Albion 0 – 3 Manchester United (EPL)

    Lima Pertandingan Terakhir West Bromwich Albion (M-S-M-K-M)
    22/11/16 West Bromwich Albion 4 – 0 Burnley (EPL)
    26/11/16 Hull City 1 – 1 West Bromwich Albion (EPL)
    03/12/16 West Bromwich Albion 3 – 1 Watford (EPL)
    11/12/16 Chelsea 1 – 0 West Bromwich Albion (EPL)
    15/12/16 West Bromwich Albion 3 – 1 Swansea City (EPL)

    Lima Pertandingan Terakhir Manchester United (M-S-M-M-M)
    01/12/16 Manchester United 4 – 1 West Ham United (EFL)
    04/12/16 Everton 1 – 1 Manchester United (EPL)
    09/12/16 Zorya 0 – 2 Manchester United (UEL)
    11/12/16 Manchester United 1 – 0 Tottenham Hotspur (EPL)
    15/12/16 Crystal Palace 1 – 2 Manchester United (EPL)

    Prediksi Skor
    Pertandingan pekan ke 17 EPL musim ini diprediksi berjalan dengan ketat. Pasalnya kedua tim tengah berada dalam momentum yang bagus sehingga kedua tim akan melakukan segala hal untuk memastikan kemenangan di Hawthorn Stadium pada akhir pekan nanti.

    Jika menilik sejarah pertemuan kedua tim, maka Manchester United perlu waspada, terlebih mereka menelan kekalahan saat terakhir kali mereka bertandang ke markas West Brom pada awal tahun ini. Akan tetapi rekor tandang mereka ke Hawtorn sejatinya cukup bagus, di mana mereka hanya kalah satu kali dari enam lawatan mereka sehingga mereka harusnya bisa mendulang poin penuh pada laga ini.

    Kami memprediksi laga ini akan dengan kemenangan Manchester United dengan skor akhir 1-2.

    Published by:
  • Janji Bikin Video Panas, Wanita Ini Hebohkan Netizen di Final Piala AFF

    Sudah bukan jadi rahasia lagi bila sebuah pertandingan sepakbola, terutama di sebuah turnamen yang tak dihelat setiap tahun, pasti ada banyak nazar yang rela dilakukan oleh suporter untuk mendukung tim pujaannya bertanding.

    Nah, itu pula yang terjadi saat Indonesia tampil di Piala AFF tahun ini. Pada 9 Desember lalu, Indonesia dihebohkan dengan nazar dari seorang yang bernama Saifuddin Castello lewat akun facebook pribadinya.

    Saat itu, Saifuddin Castello menantang Netizen untuk bertaruh dengannya hingga angka 5 miliar rupiah dengan dia menjagokan Thailand.

    “Mau taruhan 1,5 miliar, 5 miliar sya siap!! yg penting sya pegang thailand oke. minta nmer rekening bank sekalian.” tulisnya.

    Belum jelas apakah Saifuddin Castello akan melakukan sesuai apa yang ditulisnya atau tidak, publik kembali dihebohkan dengan nazar edan di sosial media. Kali ini nazar yang tak kalah edan datang dari pemilik akun Facebook Ery Setiyaningsh.

    Di akun pribadinya itu, Ery membuat status yang mengatakan bahwa dia akan membuat video yang tak pantas bersama pacarnya dan mengunggahnya di akun pribadinya itu andai Indonesia menang.

    “Indo ra mungkin menang. Nk Indonesa menang aku Arep gae video bokep mbi pacarku..trus tk upload ng akunku.” tulisnya sebelum pertandingan leg pertama final Piala AFF 2016.

    (“Indonesia tak mungkin menang. Kalau Indonesia menang, aku mau membuat video panas bersama pacarku…kemudian saya unggah di akunku”)

    Postingan dari Ery ini pun langsung menjadi viral di media sosial. Dan sebagian besar komentar dari netizen adalah menuntut Ery segera melakukan nazarnya itu dan mengunggahnya seperti yang dia katakan.

    Indonesia sendiri pada akhirnya sukses meraih kemenangan di leg pertama final tersebut. Sempat tertinggal lewat gol Teerasil Dangda, Skuat Garuda membalas lewat gol dari Rizky Pora dan Hansamu Yama.

    Dan berikut beberapa komentar Netizen terkait postingan dari akun facebook Ery Setiyaningsh:

    @purwanto0702, “Ndang gawe mbk indonesia wes menang …Janji adalah hutang low mbk.”
    @rulibrata, “Wong ra due toto kromo lak yo ko ngno kui .nyocot sakpenakke”.
    @anggabanget, “Ayok dek ayo dek video ne ndang diupload.”
    @coa_interisti, “Endi video ne…. wes gak sabar aku.”

    Published by:
  • Pacar Andik Sedih Lihat Pujaannya Cedera

    Dilah Kundisari sangat cemas saat melihat Andik Vermansah cedera. Gadis cantik berjilbab ini berharap sang pacar kesayangan ini tak cedera serius, dan bisa bermain di leg kedua partai final Piala AFF 2016, Sabtu (17/12) akhir pekan ini.

    Sama seperti anggota keluarga lainnya, Dilah juga shock saat Andik mengalami cedera. Perasaannya semakin sedih tatkala Andik ditandu keluar pada menit ke-19. Posisi pacarnya tersebut digantikan oleh Zulham Zamrun.

    Saat ditanya oleh awak media, Dilah hanya berharap ada kabar baik dari cedera Andik. “Pasti sedih ketika lihat dia cedera. Saya hanya berharap Andik cepat sembuh dan bisa bermain kembali,” tutur gadis asal Sidoarjo tersebut.

    Dilah juga tak sabar untuk menantikan telepon dari Andik. “Tadi sebelum pertandingan sempat telepon. Biasanya kalau dia sudah sampai hotel juga akan telepon lagi,” pungkas Dilah

    Published by: